Perbedaan Madu Hutan dan Madu Ternak

Perbedaan Madu Hutan dan Madu Ternak

Bagi Anda yang masih belum begitu paham tentang madu, kali ini akan mengulas apa sebenarnya perbedaan madu hutan dan madu ternak. Apakah keduanya sama-sama madu asli? Mana yang harus dikonsumi? Pertanyaan-pertanyaan tentang madu hutan dan madu ternak tersebut akan kami bahas di artikel di bawah ini.
 
Perbedaan Madu Hutan dan Madu Ternak
Perbedaan Madu Hutan dan Madu Ternak
Perbedaan Madu Hutan dan Madu Ternak
Perbedaan Madu Hutan dan Madu Ternak



Apa yang dimaksud dengan madu hutan?

Madu hutan ialah dimana lebah menghisap nektar bunga yang lebih bervariasi dari berbagai jenis pohon / random. Madu hutan yang lebih dikenal karena nutrisi lebih banyak terdiri dari mineral dan vitamin. Jenis lebah madu liar lebih baik daripada lebah madu ternak. Madu terbaik semacam ini tidak akan dibekukan, bahkan jika ditempatkan dalam freezer selama berbulan-bulan karena kadar airnya di bawah 20%.

Tentang Madu Ternak

Sementara itu definisi ternak adalah madu madu diambil dari nektar bunga pohon tertentu seperti rambutan, kelengkeng, durian dan sebagainya. Ketika pohon-pohon sedang berbunga, maka lebah digiringlah yang sudah di kotak untuk perkebunan pohon. Aroma karakteristik madu adalah ternak madu sesuai dengan nektar bunga dari infestasi pohon.

Namun demikian, baik madu liar dan ternak memiliki kelemahan. Ketika madu dipanen pada musim hujan akan berisi banyak hujan, sedangkan sifat air hujan sendiri bersifat asam. Selain menyebabkan lebih cair, madu juga teroksidasi udara menjadi lebih asam dan akan difermentasi. Akibatnya, gas dapat menembus tutup botol. Semut tidak mau mendekatinya rasa asam manis-asam. Ketika madu jenis ini dimasukkan ke dalam freezer akan mudah beku, meskipun termasuk yang asli.

Perlu anda ketahui jika setiap panenan dari madu hutan tidak selalu sama, dari segi rasa,warna, kadar air dan aroma. Kenapa??? Semua itu karena peran lebah yg mengkonsumsi bermacam-macam nektar bunga yang ada di hutan tersebut. Jadi kita sebagai petani sangat bergantung pada ketersediaan alam. Seperti contoh madu kami di bawah ini:

Semoga dengan artikel tentang perbedaan madu hutan dan madu ternak ini bisa menambah wawasan Anda tentang madu. Jika Anda membutuhkan madu hutan asli, Anda bisa menghubungi kami sebagai penyedia madu hutan asli dengan garansi uang kembali jika terbukti tidak asli. 

Sumber : www.jualmadu.net

Hutan  ? 
 
Kontak Kami TambangMadu.Com 
 
 
Telp. 0858 9566 6697

0 komentar:

Cara & Tips Memilih Madu Asli Yang Tepat

Cara & Tips Memilih Madu Asli Yang Tepat
Cara & Tips Memilih Madu Asli Yang Tepat
 
Madu yang beredar di Indonesia umumnya dihasilkan dari 3 jenis lebah; apis dorsata, apis mellifera(lebah unggul), apis trigona. Bicara madu yaitu bicara tentang kualitas dan kemurniannya. Setiap madu punya karakteristik yang berbeda-beda (tidak selalu sama) dari segi rasa, tingkat kekentalan,warna,dll. Semua itu dipengaruhi oleh nektar yang dihisap oleh lebah. Ciri-ciri madu asli/murni tidak selalu sama, pasti berwarna warni, mulai dari hitam pekat, hitam kemerah-merahan, kuning cerah, coklat, kuning keputih-putihan, kembali kami ingatkan bahwa semua itu dilihat dari nektar yang dihisap lebah disetiap musim bunga atau ditiap hutan yang berbeda pula tentunya. Seperti madu hutan randumadu hutan karet, madu hutan kaliandra, dll. Karena populasi tumbuhan/bunga di hutan A jelas berbeda dengan populasi tumbuhan yang ada di hutan B ataupun C. Begitu juga ketika populasi tumbuhan dihutan A tidak lagi produktif bagi si lebah, kami harus segera mencari opsi dihutan yang lain. Itulah alasan mengapa Kami (JualMadu.Net) selalu berpindah-pindah hutan tak lain untuk mempertahankan kualiatas dan kemurnian madu yang kami panen nantinya. Bila Anda mendapati madu dengan warna dan kekentalan yang selalu sama perlu diwaspadai. Madu asli mengandung enzim sedangkan madu palsu tidak. Enzim tidak bisa dibuat oleh manusia dan hanya bisa dibuat oleh lebah. Enzim-enzim yang terpenting dalam madu; diatase, invertase, glukosa, oksidase, peroksidase, dan lipase. Sedangkan madu palsu mengandung campuran glukosa dengan gula pasir, buah, flavour, dan zat pewarna yang sangat merugikan kesehatan manusia. Janganlah mengkonsumsi madu "yang tidak beres" dalam jangka panjang, karena itu sangat berbahaya bagi kesehatan kita semua. Sayangi tubuh Anda. 


 
Mau Pesan Madu ? 
 
Kontak Kami TambangMadu.Com 
 
Telp. 0858 9566 6697

0 komentar:

Cara Konsumsi Madu Yang Benar

Cara konsumsi madu yang benar - Cara Konsumsi Madu Yang Benar, Minum Madu Yang benar, Aturan Pakai Madu Asli, Anjuran Pakai Madu Asli, Cara meminum Madu Agar Sehat

 
Cara konsumsi madu yang benar - Cara konsumsi madu yang benar
Cara konsumsi madu yang benar - Cara konsumsi madu yang benar

 * Pagi hari, ketika pas bangun tidur 1sdm madu + didorong/minum air putih. Mengapa???
   Karena ketika kita bangun tidur perut kita masih kosong/netral belum ada zat-zat kimiawi yang          masuk kedalam tubuh kita.
* Siang hari, sesudah/sebelum makan siang jeda minimal 30menit. Mengapa???
   Karena terkadang kita tidak menyadari jika sesudah/sebelum minum 1sdm madu kita langsung            makan makanan yang kita sukai tanpa memperhatikan kandungan kimiawinya.
   Misal, setelah/sebelum minum 1sdm madu kita langsung makan bakso,mie ayam sausnya 2sdm.
   Hal teresbut yang bikin 1sdm madu yg kita konsumsi sesudah/sebelumnya jadi sia-sia. Itulah
   pentingnya jeda.
* Malam hari, (sama dengan siang hari) yang terpenting jeda, lebih baik menjelang tidur
   1sdm madu + didorong/minum air putih. Karena disaat tidur metabolisme tubuh kita bekerja,
   menyerap apa yang kita konsumsi dlm 1hari tersebut.

Semoga Bermanfaat

Pesan Madu Agar Sehat
 
Kontak Kami TambangMadu.Com 
 
Telp. 0858 9566 6697

0 komentar:

Mitos madu - Mitos Madu Yang Beredar di Tenga Masyarakat

Mitos madu - Mitos madu - Mitos madu - Mitos Madu Yang Beredar di Tenga Masyarakat
Mitos madu - Mitos madu - Mitos madu - Mitos Madu Yang Beredar di Tenga Masyarakat

Mitos madu - Mitos madu - Mitos madu - Mitos Madu Yang Beredar di Tenga Masyarakat


Siapa yang tidak kenal madu ? ia adalah sejenis minuman yang berasal dari lebah. Sejak dulu madu sudah begitu akrab di sekitar kita, baik untuk konsumsi biasa atau pun sebagai obat herbal. Banyak hal yang kita dengar tentang madu, dan yang paling sering terdengar adalah tentang kualitas keasliannya. Banyak sekali kabar berita dan mungkin bisa kita katakan mitos-mitos masyarakat yang beredar yang menjelaskan tentang bagaimana memilih dan memastiakan keaslian madu. Beberapa saat lalu saya membaca sebuah artikel yang membahas tentang itu. Artikel itu sangat bagus saya nilai, karena mencantumkan hasil penelitian dan buku rujukannya. Nah hasil bacaan itu akan coba saya bagikan buat netter sekalian, jika benar semoga menjadi ilmu bagi kita, dan jika tidak silahkan ditanggapi, agar dapat diluruskan nantinya. Ada beberapa mitos (kalau bisa dikatakan begitu) dan juga anggapan kebanyakan orang yang akan coba dikaji dalam artikel tersebut, antara lain;

1. Semut tidak suka madu Asli. Ada beberapa anggapan bahwa semut tidak suka madu, ternyata anggapan itu salah dan itu hanya propaganda dari segelintir orang. Semut sangat suka sekali madu. B. Sarwono, pengarang buku “Kiat Mengatasi Permasalahan Praktis Lebah Madu” terbitan PT. Agromedia Pustaka, Jakarta. Di halaman 80 mengatakan bahwa : “kehadiran semut di sarang lebah madu dapat merugikan produksi, karena serangga itu memakan madu, tempayak, lilin dan sisa-sisa pakan lebah”. Di buku “LEBAH MADU; Cara Berternak dan Pemanfaatannya” hal 57 keluaran Pusat Perlebahan APIARI Pramuka, Penerbit Penebar Swadaya, Cimanggis, Depok, dikatakan: “semut secara alami terdapat dimana-mana, jika kehadirannya sedikit semut tidak banyak mengganggu. Sebaliknya bila jumlahnya banyak, semut akan menjadi hama bagi lebah. Pada serangan yang berat, lebah akan hijrah”. Dari keterangan dua buku tersebut nyatalah bagi kita bahwa semut menyukai madu dan terbantahlah pernyataan yang menyatakan bahwa semut tidak suka madu. Memang sering kita dapati semut tidak mau masuk kedalam botol madu yang terbuka, itu bukan berarti semut tidak suka madu, akan tetapi lebih dikarenakan aroma madu yang keluar dari dalam botol itu yang membuat mereka tertahan, namun lihat bila madu tinggal sedikit atau madu berada di luar botol, maka secara alami semut akan mengerumuni. Kalau ada madu yang tidak disukai semut, justru itu yang harus diwaspadai, kalau-kalau ada bahan kimia berbahaya tercampur dalam madu tersebut, seperti etanol, cuka, dll.
2. Madu asli tidak membeku di kulkas Anggapan berikutnya adalah madu asli tidak membeku (mengental) di dalam kulkas. Ini juga perlu dipertanyakan kebenarannya, karena madu adalah zat cair yang kental yang mengandung 17 – 25 % air, dan tentunya semua air murni akan membeku pada suhu nol derajat. Madu akan menjadi beku (mengkristal) apabila kandungan glukosanya berlebihan. Usahakan kalau menyimpan madu jangan memasukkan ke dalam kulkas, karena selain membuatnya menjadi lembab juga bisa menimbulkan penggumpalan (mengkristal).

3. Madu Asli - Kuning telur akan masak bila dicampur madu. Banyak sekali orang yang masih beranggapan bahwa madu asli itu apabila dicampur dengan kuning telur maka kuning telur akan masak (menggumpal). Cara ini adalah cara yang keliru, karena madu palsu pun bila dicampur dengan kuning telur, kuning telurnya juga akan menjadi masak, bahkan lebih masak dari madu asli. Kalau ini dijadikan acuan, maka madu asli akan dikatakan palsu dan madu palsu akan dikatakan asli.
4. Madu Asli Tidak tembus pada kertas koran. Ada juga orang yang mengatakan, apabila madu asli ditetes di kertas koran tidak akan tembus, pendapat ini juga kurang tepat. Karena madu palsu yang dibuat yang dibuat agak kental dengan kadar air di bawah 17% juga tidak tembus di atas kertas koran. Madu asli dari Sumatra dan Riau yang memiliki kadar air 22% sampai 26% tentu akan meresap di atas koran. Nah kalau ini dijadikan acauan untuk menetukan keaslian madu, maka yang asli akan jadi palsu dan yang palsu akan jadi asli. Jadi jelaslah bahwa tembus dan tidaknya diatas koran tidak menjadi acuan untuk menentukan asli dan tidaknya madu. Oleh karena itu, belilah madu dari orang yang benar-benar anda percaya.

5.  Madu yang asli dapat mematangkan kuning telur.

Sebenarnya itu bukan matang, tapi hanya menggumpal (koagulasi). Madu yang bersifat asam jika dicampur/bertemu dengan kuning telur yang mengandung protein dan lemak maka akan menggumpal. Cara mudah untuk mematangkan kuning telur tanpa menggunakan madu yaitu dengan cuka.Pertanyaannya, bagaimana kalau madu yang menurut kita asli tsb ternyata sudah dicampur dengan cuka, untuk menjawab mindset kita yang salah selama ini. Jadi, tidak benar jika madu asli bisa mematangkan kuning telur.
 
Mau Pesan Madu ? 
 
Kontak Kami TambangMadu.Com 
 
Telp. 0858 9566 6697

0 komentar:

Madu Hutan Asli Murni - GRANULASI - MENGKRISTAL

Madu Hutan Asli Murni - GRANULASI - MENGKRISTAL

MADU MENGKRISTAL (GRANULASI), GIMANA SOLUSINYA??? APA TETEP MADU ASLI???

 
madu Asli menjadi kristal atau garnulasi
madu asli menjadi kristal atau garnulasi

Banyak yang bertanya, MADU nya asli atau nggak sih...??
Kok bisa "NGRISTAL" ya??
Kok encer??
Kok berubah warna??
Kok manis sekali??
Oke, akan kami jelaskan ya....!
Semoga bisa membantu dalam memahami dan menambah edukasi dunia perlebahan Anda.
Let's be SMART BUYER.
Kami hanya berusaha JUJUR apa adanya.
Pernah nggak Anda beli madu mengalami hal seperti foto diatas??
Madu mengkristal seperti gula.....??
Eitssss...jangan keburu bilang ini madu palsu yah, mari kita baca penjelasan dibawah ini..!
Kristalisasi madu merupakan hal yang masih sangat sedikit diketahui oleh orang awam(tentang madu). Banyak yang mengira madu yang mengkristal merupakan madu palsu. Padahal belum tentu seperti itu. Kristalisasi madu merupakan hal yang spontan dan alami terjadi. Madu murni yang tidak dipanaskan/dimasak biasanya akan mengalami kristalisasi seiring berjalannya waktu. Kristalisasi madu tidak mengubah kualitasnya, kecuali warna dan tekstur yang berubah. Di beberapa negara, madu lebih disukai dalam kondisi mengkristal karena lebih mudah dioleskan pada roti tanpa menetes (nah loh lebih alami selai madu kan daripada coklat/jam, hehehehehe).
Kenapa Sih Madu Bisa Mengkristal???
Madu mengandung konsentrasi gula yang tinggi, dengan lebih dari 70% gula dan sekitar 20% air. Ini berarti air di dalam madu harus mengikat gula lebih banyak daripada biasanya. Tingginya kadar gula di dalam madu membuat madu menjadi tidak stabil.
Kandungan gula utama di dalam madu adalah fruktosa dan glukosa. Kadar keduanya di dalam madu tergantung dari sumber nektar yang dihasilkan lebah. Yang menyebabkan terjadinya kristalisasi adalah glukosa, karena memiliki kelarutan yang lebih rendah. Fruktosa lebih larut dalam air daripada glukosa. Ketika glukosa mengkristal, ia akan terpisah dari air dan membentuk kristal tipis. Pembentukan kristal glukosa pada madu berbeda pada tiap jenis madu. Semakin cepat kristal terbentuk, semakin halus teksturnya. Kristalan madu asli halus dan dingin tidak seperti gula pasir. Beda kan..!!!
Berapa Lama Madu Akan Mengkristal??
Kecepatan kristalisasi madu berbeda pada setiap jenisnya. Beberapa jenis madu akan mengkristal dalam beberapa minggu setelah diekstrak (dipanen) dari sarang. Sementara beberapa jenis yang lain akan tetap dalam bentuk cair setelah berbulan-bulan atau bertahun-tahun baru akan mengkristal.
Berikut ini faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan kristalisasi madu :
1. Sumber nektar yang dihasilkan oleh lebah
2. Metode pemrosesan madu
3. Suhu penyimpanan madu
Kecepatan pembentukan kristal pada madu tergantung, terutama pada perbandingan fruktosa dan glukosa pada madu. Madu dengan kadar glukosa yang lebih tinggi daripada fruktosanya akan mengkristal lebih cepat, seperti madu karet (multiflora/ekstraflora) dan beberapa jenis madu hutan yang lain. Sebaliknya madu dengan kadar fruktosa yang lebih tinggi daripada glukosa akan lebih lambat mengkristal walau disimpan selama beberapa bulan atau tahun.
Kristalisasi madu juga dipengaruhi oleh keberadaan partikel-partikel yang terkandung di dalam madu, seperti kristal pollen, propolis dan serpihan lilin lebah. Partikel-pertikel tersebut bertindak sebagai inti dari pembentukan kristal madu. Madu yang tidak dipanaskan/dimasak dan tidak disaring mengandung sedikit lilin lebah, polen dan propolis, akan lebih cepat membentuk kristal.
Madu yang diolah dalam pabrik besar biasanya dipanaskan dan disaring dengan saringan paling halus untuk membuang partikel-partikel tersebut dan membuat madu lebih stabil dalam penyimpanan. Namun madu yang telah dipanaskan dalam suhu di atas 40C telah kehilangan beberapa nutrisi penting, di antaranya enzim dan vitamin.
Suhu penyimpanan memiliki efek besar dalam pembentukan kristal madu. Kristal madu paling cepat terbentuk pada suhu 10-15C (suhu kulkas/refrigerator). Pada suhu di bawah 10C (suhu pembeku/freezer), pembentukan kristal melambat. Suhu rendah meningkatkan kekentalan madu (madu menjadi lebih kental pada suhu dingin), sehingga pembentukan kristal melambat.
Madu tidak membentuk kristal pada suhu sekitar 25C (suhu ruang normal). Madu yang mengkristal dapat mencair kembali pada suhu 40C. Suhu di atas 40C dapat merusak kandungan gizi madu.
Lalu Bagaimana Solusinya Ya???
Oleh karena itu, sebaiknya simpanlah madu pada suhu ruang yang normal, sekitar 25C, supaya madu lebih stabil dan tidak membentuk kristal.
Penting untuk diperhatikan, bahwa kristalisasi madu bukanlah indikator utama kualitas madu. Seperti dijelaskan di atas, pembentukan kristal madu wajar terjadi pada beberapa jenis madu. Kondisi penyimpanan juga mempengaruhi pembentukan kristal pada madu. Supaya tidak mengkristal, simpanlah madu pada suhu ruang yang normal, yaitu sekitar 25C.
Madu tidak perlu disimpan di dalam kulkas.
Jika madu mengkristal, anda dapat mencairkannya kembali dengan menghangatkan madu di dalam wadah gelas tahan panas yang diletakkan di dalam air bersuhu 40C atau dibawah sinar matahari.

Apa Benar Madu Yang Asli Tidak Beku Jika Dimasukkan Kedalam Kulkas/Frezzer???
Tidak benar. Bagi orang yang cukup paham tentang madu, tentu akan paham jika madu murni ada yang bisa mengkristal (beku) dan ada yang tidak bisa beku.
Fakta tentang hal ini banyak tertulis dalam buku-buku tentang perlebahan yang beredar di toko-toko buku. Madu akan bisa mengkristal / beku, jika kadar glukosa dalam madu lebih banyak dari kadar fruktosanya.
Contoh madu yang bisa mengkristal : Madu Karet, Madu Ketela Pohon, Madu Kopi, Mente dan Kaliandra.
Berbeda dengan madu  yang tidak bisa beku jika kadar fruktosa dalam madu lebih banyak dari kadar glukosanya.
Contoh : Madu Randu, Madu Rambutan, Madu Mangga.
Jadi ada yang masuk jenis madu bisa beku dan sebagian lain masuk jenis madu yang tidak bisa beku. Jika menjumpai madu randu bisa beku atau mengkristal, kemungkinan besar madu tersebut palsu. Beku tidaknya madu tidak berpengaruh pada khasiat madu, asal terpenuhi syarat-syarat sebagai madu asli yang berkualitas.
Lalu jika membeli madu karet, kaliandra, kelengkeng dll yang masuk jenis madu bisa beku, sebaiknya tidak disimpan dalam kulkas. Pengkristalan pada madu akan lebih cepat terjadi pada daerah dingin /suhu di bawah 16C.
Pertanyaan seperti ini seringkali datang dan beberapa kali juga kami harus menjelaskan, barangkali karena pernyataan bahwa madu tidak beku berarti asli sudah menjadi mitos yg sangat kuat dikalangan masyarakat kita, sebagaimana mitos-mitos lain tentang madu yang sudah banyak beredar, dan sayangnya masyarakat sepertinya berpikiran bahwa madu yang asli itu harus demikian dan demikian, padahal tidaklah mutlak seperti itu. Sebagaimana salah satunya telah dijelaskan di atas.
Oleh karena itu mengapa madu kami (Ratu Paras Emas) dari segi rasa, tekstur, kadar air dll, tidak selalu sama. Karena kami berkomitmen menyajikan madu yang betul-betul FRESH kepada semua pelanggan termasuk Anda dengan tanpa proses pemanasan/dimasak terlebih dahulu.
"KESEHATAN adalah KEKAYAAN yang diberikan TUHAN kepada kita tanpa kita sadari.
Apakah Anda mau merusaknya??? Itu pilihan Anda..!

 

Sumber : http://www.jualmadu.net

0 komentar: